5 Wisata Wajib Saat Berada di Flores, Nusa Tenggara Timur
Bukan rahasia lagi kalau Flores merupakan salah satu pulau di Indonesia dengan keindahan alam yang luar biasa. Mayoritas wisatawan hanya berkunjung ke ujung barat Flores yaitu Labuan Bajo. Namun selagi Anda di sini, mengapa tidak menjelajahi Flores lebih jauh?
Desa Wae Lebo di Ruteng, Provinsi Manggarai dikenal sebagai “desa di atas awan”. Wae Rebo terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Pendakian menuju desa terpencil ini memakan waktu kurang lebih 3-4 jam. Wae Lebo terdiri dari beberapa rumah adat. Ini adalah tempat yang tepat untuk terhubung langsung dengan warga Flores. Jika cuaca memungkinkan, panorama Bima Sakti mencerahkan malam yang hangat bersama penduduk setempat.

Saat berada di Labuan Bajo jangan lupa untuk mengunjungi Pulau Padar yang terkenal dengan keindahannya. Pulau ini banyak dikunjungi wisatawan, namun patut dikunjungi karena panorama dua teluk yang bertemu. Waktu terbaik untuk mendaki ke puncak Pulau Padar adalah pada pagi hari. Anda bisa menikmati panorama matahari terbit dan sinar matahari yang tidak terlalu terik, sehingga Anda bisa melakukan pendakian dengan nyaman.
Terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Taman Nasional Kelimutu memiliki tiga kawah yang masing-masing memiliki warna berbeda. Waktu terbaik mengunjungi tempat ini adalah pada pagi hari. Panorama matahari terbit yang dilihat dari puncak Gunung Kelimutu sungguh memukau. Ada tangga di jalur pegunungan, jadi jangan khawatir. Hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam pendakian untuk mencapai puncak Kelimutu.
1. Desa Wae Rebo


2. Cunca Wulang
Air Terjun Kungka Ulan terletak di Mbayrin, sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo. Kumka Uhlan sangat digemari masyarakat karena tebingnya yang menjulang tinggi dengan aliran air yang mengalir disepanjangnya. Banyak wisatawan yang mencoba melompat dari bebatuan untuk merasakan adrenalin sebelum terjun ke kolam alami yang jernih.
3. Pulau Padar


4. Desa Melo
Perjalanan dari Labuan Bajo menuju Desa Adat Melo memakan waktu kurang lebih 45 menit. Ini adalah tempat di mana Anda dapat menikmati seni tradisional tari kachi. Dalam tarian ini, dua pria saling mencambuk sambil menari.
5. Kelimutu


Komentar
Posting Komentar